BANGKA,CMNNEWS.ID — DPD Partai NasDem Kabupaten Bangka turun membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 13 wilayah di Kecamatan Sungailiat, terdiri dari 12 kelurahan dan 1 desa, menjadi sasaran distribusi air bersih.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Ketua DPD NasDem Bangka Rato Rusdiyanto bersama jajaran pengurus dan kader NasDem. Turut terlibat Ketua DPC NasDem Sungailiat Crimonita dan anggota DPRD Kabupaten Bangka Fraksi NasDem Andi Listiyanto.
Rato mengatakan bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kemarau.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika ada warga yang kesulitan mendapatkannya, tentu kami tidak bisa hanya melihat. Kami turun langsung untuk membantu,” kata Rato.
Dia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen NasDem untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar.
“NasDem ingin keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami tidak ingin hadir hanya saat momentum politik, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Caption: DPD NasDem Bangka menyalurkan air bersih untuk warga Sungailiat, Minggu (13/9/26)
Senada dengan Rato Rusdiyanto, demikian juga di utarakan anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Fraksi NasDem Andi Listiyanto mengatakan persoalan air bersih harus menjadi perhatian bersama.
Menurut, Andi kondisi kemarau membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah semakin meningkat.
“Kami melihat langsung kebutuhan air bersih ini memang menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat. Bantuan ini setidaknya bisa meringankan beban warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Andi.
Politisi muda NasDem dari Dapil Sungailiat itu berharap persoalan air bersih tidak hanya ditangani melalui bantuan sementara. Pemerintah, kata dia, perlu menyiapkan solusi jangka panjang.
“Distribusi air ini sifatnya membantu kebutuhan masyarakat saat ini. Ke depan tentu harus ada solusi permanen, baik dari sisi sumber air maupun infrastruktur pendukungnya, sehingga persoalan seperti ini tidak terus berulang setiap musim kemarau,” ujarnya.
Andi menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya diperlukan untuk memastikan kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Yang terpenting bagaimana masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.





