BANGKA, CMNnews.id – Kepedulian Polres Bangka terhadap masyarakat tak hanya diwujudkan melalui menjaga keamanan dan ketertiban.
Lewat program Polisi Peduli Pengangguran, polisi kini berupaya membuka peluang pekerjaan yang lebih jelas dan legal bagi masyarakat yang selama ini beraktivitas sebagai juru parkir.
Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe turun langsung memimpin pembinaan terhadap sejumlah juru parkir di wilayah Sungailiat, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Wakapolres Bangka, Kasat Lantas beserta personel Satlantas, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka, Kepala Kantor Jasa Raharja Kabupaten Bangka, serta masyarakat yang berprofesi sebagai juru parkir.
Dalam pembinaan tersebut, para juru parkir dibekali pengetahuan mengenai 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Materi ini diberikan agar mereka memiliki keterampilan dasar dalam membantu mengatur kendaraan, sekaligus mendukung kelancaran dan ketertiban lalu lintas di lokasi aktivitas masing-masing.
Tak hanya pembekalan teori, Polres Bangka bersama instansi terkait juga menyerahkan rompi dan peluit sebagai sarana pendukung bagi para peserta saat menjalankan aktivitas di lapangan.
Menariknya, program ini tidak berhenti sebatas pembinaan. Polres Bangka juga menyiapkan langkah lanjutan dengan mengoordinasikan para peserta bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka agar dapat disalurkan menjadi petugas parkir resmi di wilayah Sungailiat.
Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe mengatakan, program Polisi Peduli Pengangguran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.
Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan manfaat nyata, termasuk membantu masyarakat mendapatkan kesempatan kerja.
“Melalui program ini, kami ingin hadir memberikan solusi dan kesempatan kepada masyarakat agar memiliki pekerjaan yang lebih jelas dan resmi. Mereka juga kami bekali pengetahuan dasar pengaturan lalu lintas sehingga nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik, tertib, dan bertanggung jawab,” kata Indra.
Ia berharap, pembinaan tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan para juru parkir sekaligus menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib.
“Kami ingin program ini memberikan dampak positif. Bukan hanya membantu masyarakat memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendorong terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujarnya.
Melalui kolaborasi Polres Bangka, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan masyarakat, program Polisi Peduli Pengangguran diharapkan menjadi salah satu upaya konkret dalam mengurangi pengangguran.
Dengan begitu, masyarakat yang sebelumnya bekerja sebagai juru parkir secara mandiri diharapkan memiliki kesempatan untuk bekerja secara resmi, lebih terarah, dan mendapatkan pembinaan dalam menjalankan tugasnya.
Polres Bangka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program humanis yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.





