BANGKA,CMNNEWS.ID – Suasana santai di Cafe Enze menjadi ruang bagi Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe untuk berdialog langsung dengan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi, kritik, hingga masukan terkait keamanan dan pelayanan kepolisian disampaikan secara terbuka.
Kegiatan silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri Kapolres Bangka, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka, Direktur Polman, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.
Tidak ada sekat formal dalam pertemuan tersebut. Kapolres Bangka memanfaatkan suasana santai untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga harapan terhadap peningkatan pelayanan kepolisian.
AKBP Indra Feri Dalimunthe mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara Polri membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, masukan dari masyarakat sangat penting sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Jangan sampai ada jarak antara polisi dan warga. Kami ingin masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan aspirasi, bahkan kritik sekalipun,” kata Indra.
Ia menegaskan, Polres Bangka tidak hanya membutuhkan dukungan masyarakat, tetapi juga berbagai masukan untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.
“Setiap masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat tentu menjadi perhatian kami. Tidak semua persoalan bisa diketahui hanya dari laporan resmi. Karena itu, kami perlu turun, bertemu, berdiskusi, dan mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Indra juga menyoroti pentingnya keterlibatan mahasiswa dan kalangan pendidikan dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam memberikan gagasan, kritik, serta kontribusi positif bagi lingkungan sosial.
“Kami sangat terbuka terhadap diskusi bersama mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat. Silakan sampaikan gagasan, saran, maupun kritik yang membangun. Kami ingin Polri terus berbenah dan menjadi institusi yang semakin dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau komunikasi dan kebersamaan terus terjaga, berbagai persoalan bisa kita bicarakan dan carikan jalan keluarnya. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bangka berharap hubungan antara kepolisian, mahasiswa, dunia pendidikan, dan masyarakat semakin erat.
Pertemuan di Cafe Enze itu sekaligus menjadi ruang komunikasi bagi Polri untuk mendengar langsung suara masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang terbuka, humanis, dan responsif.





