Bangka, CMNNews.id – Pesan soal bahaya narkoba dan kenakalan remaja disampaikan langsung Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe kepada para pelajar SMP Negeri 2 Sungailiat. Saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera.
Kehadiran Kapolres di tengah para siswa merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan. Tak hanya mengikuti upacara, Indra memanfaatkan kesempatan itu untuk memberikan motivasi sekaligus mengingatkan pelajar agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.
Di hadapan para siswa, Indra menyoroti ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia meminta pelajar berani menolak segala bentuk ajakan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkotika.
“Jangan pernah mencoba narkoba. Sekali mencoba bisa menjadi awal dari masalah yang lebih besar. Masa depan adik-adik masih panjang, jangan sampai cita-cita yang sudah dibangun hancur karena salah memilih pergaulan,” kata Indra.
Selain narkoba, Kapolres juga mengingatkan siswa agar menjauhi tawuran, bullying, perkelahian serta berbagai bentuk kenakalan remaja.
Menurutnya, lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan seorang pelajar. Karena itu, siswa diminta berani memilih teman dan kegiatan yang membawa dampak positif.
“Kalau ada ajakan yang tidak baik, jangan takut mengatakan tidak. Pilih teman yang bisa saling mengingatkan dan mengajak melakukan hal-hal positif,” ujarnya.

Indra juga mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk belajar dan mengembangkan diri, bukan untuk menyebarkan ujaran kebencian, perundungan maupun informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Gunakan media sosial untuk hal yang bermanfaat. Jangan mudah percaya dan ikut menyebarkan informasi yang belum jelas. Apa yang kita lakukan di media sosial juga harus dipertanggungjawabkan,” tuturnya.
Tak kalah penting, Kapolres meminta para siswa meningkatkan kedisiplinan serta menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga karakter dan sikap dalam kehidupan sehari-hari.
“Belajar yang rajin, disiplin, hormati guru dan orang tua. Jadilah pelajar yang punya prestasi dan karakter. Kalian adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini,” tegas Indra.
Kegiatan upacara tersebut turut dihadiri pejabat utama Polres Bangka, kepala sekolah, dewan guru serta seluruh siswa SMP Negeri 2 Sungailiat.
Program Polisi Peduli Pendidikan menjadi salah satu upaya Polres Bangka mendekatkan polisi dengan lingkungan sekolah. Indra mengatakan, Edukasi kepada pelajar diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan sejak dini terhadap narkoba, kenakalan remaja dan berbagai persoalan sosial lainnya.
Indra menegaskan, Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Polisi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun generasi muda melalui edukasi dan pembinaan.
“Kami ingin polisi hadir bukan hanya saat ada persoalan. Kami ingin bersama sekolah dan orang tua menjaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi dan memiliki masa depan yang baik,” pungkasnya.





