Babar,CMNnews.id – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak mengingatkan para pelajar agar tidak salah memilih pergaulan. Ia menegaskan, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja bisa menjadi jalan yang merusak masa depan generasi muda.
Pesan itu disampaikan Helen saat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 3 Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (2/11/2026).
Di hadapan para siswa, Helen menyoroti sejumlah perilaku yang kerap menjadi pintu masuk persoalan di kalangan remaja. Mulai dari merokok, bolos sekolah, tawuran, pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba dan tindak kriminal.
Ia meminta para siswa tidak mencoba-coba hal yang dapat merugikan diri sendiri. Menurutnya, masa sekolah seharusnya diisi dengan kegiatan positif untuk mengejar prestasi dan mengembangkan potensi.
“Gunakan waktu belajar di usia muda untuk memupuk prestasi dan melakukan hal-hal yang baik. Jangan sampai adik-adik terjerumus dalam kehidupan yang salah akibat kenakalan remaja,” pesan Helen.
Kapolres juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius di Bangka Barat. Karena itu, para pelajar diminta berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang mengarah pada narkoba maupun tindakan melanggar hukum.
“Jangan pernah merasa penasaran lalu mencoba narkoba. Sekali mencoba bisa menjadi awal dari masalah yang lebih besar. Jaga diri, jaga teman, dan jangan takut menolak kalau diajak melakukan hal yang salah,” tegasnya.
Selain narkoba, Helen meminta siswa menjauhi tawuran, geng motor, penggunaan knalpot brong serta berbagai bentuk kenakalan lainnya. Ia juga mengajak pelajar tertib berlalu lintas dan bijak menggunakan media sosial.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif, bukan untuk menyebarkan konten negatif, melakukan perundungan atau terlibat dalam konflik di media sosial.
“Media sosial itu bisa menjadi sarana untuk belajar dan mengembangkan diri. Gunakan dengan bijak. Jangan sampai karena ingin ikut-ikutan atau mencari perhatian, justru membuat kita berhadapan dengan persoalan hukum,” ujarnya.
Helen juga mendorong para siswa untuk meningkatkan ketakwaan, rajin belajar serta aktif menggali potensi yang dimiliki. Ia menilai setiap pelajar memiliki kesempatan untuk meraih prestasi selama mau berusaha dan menjaga diri dari lingkungan yang buruk.
“Prestasi tidak datang begitu saja. Kuncinya disiplin, tekun belajar dan konsisten melakukan hal-hal positif. Jangan biarkan masa depan kalian rusak hanya karena salah pergaulan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Helen turut memperkenalkan layanan Call Center 110 Polres Bangka Barat. Ia meminta para siswa maupun tenaga pendidik tidak ragu menghubungi kepolisian jika membutuhkan bantuan atau menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan polisi.
“Kalau ada masalah dan membutuhkan bantuan polisi, jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada guru, orang tua atau langsung hubungi layanan 110. Kami siap membantu,” tuturnya.
Helen berharap pesan tersebut tidak berhenti pada saat upacara, tetapi menjadi pengingat bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Manfaatkan masa muda untuk belajar, berkarya dan meraih cita-cita. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah dan daerah,” pungkasnya.





