Bangka,Cmnnews.di – PT Timah Tbk bersama puluhan nelayan Sungailiat melakukan pemasangan jumbo bag di alur Muara Air Kantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (24/5/2026).
Langkah ini dilakukan untuk membantu mengatasi pendangkalan alur muara yang menghambat aktivitas nelayan.
Selain memasang jumbo bag, PT Timah sebelumnya juga telah menurunkan alat berat jenis excavator untuk melakukan pengerukan pasir dan pendalaman alur muara agar jalur keluar masuk perahu lebih mudah dilalui.
Sejak pagi, puluhan nelayan bersama pihak PT Timah tampak bergotong royong mengisi pasir ke dalam jumbo bag yang telah disiapkan, Jumbo bag itu kemudian dipasang di sejumlah titik
Wastam Laut Sungailiat, Windy, mengatakan jumbo bag yang diisi pasir tersebut berfungsi sebagai talud penahan agar pasir tidak kembali menutup alur muara yang sudah dikeruk.
“Fungsi jumbo bag yang diisi pasir ini sebagai talud penahan supaya alur muara yang sudah digali tidak mudah dangkal lagi karena pasir yang turun bisa tertahan,” kata Windy di sela kegiatan.
Menurutnya, pada tahap awal PT Timah menyiapkan sekitar 150 jumbo bag. Jumlah itu masih memungkinkan untuk ditambah sesuai kondisi di lapangan.
“Untuk tahap awal ini kita siapkan sekitar 150 jumbo bag. Kalau nanti masih kurang, tentu akan kita tambah lagi melihat kondisi alur di lapangan,” ujarnya.
Meski demikian, Windy mengakui pemasangan jumbo bag bukan solusi permanen untuk mengatasi sedimentasi di Muara Air Kantung. Namun langkah tersebut dinilai dapat membantu nelayan, terutama saat musim utara.
“Ini memang bukan solusi jangka panjang, tetapi setidaknya bisa membantu nelayan keluar masuk muara. Apalagi saat musim utara, kondisi alur sangat penting bagi keselamatan dan aktivitas melaut,” katanya.
Para nelayan pun menyambut baik langkah PT Timah tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu karena selama ini pendangkalan membuat perahu sulit melintas, terutama saat air surut.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Timah terhadap nelayan. Dengan adanya pemasangan jumbo bag ini, kami merasa sangat terbantu untuk keluar masuk muara,” ujar salah seorang nelayan.
Nelayan lainnya berharap pembenahan alur muara dapat terus dilakukan agar aktivitas melaut lebih aman dan lancar.
“Terima kasih PT Timah. Mudah-mudahan ke depan ada solusi permanen supaya kami nelayan tidak lagi kesulitan saat mau melaut,” ujarnya.






