HEADLINE

KLISIDA Bangka Barat, Lakukan Evaluasi dan Penguatan Inovasi OPD Selama Dua Hari

×

KLISIDA Bangka Barat, Lakukan Evaluasi dan Penguatan Inovasi OPD Selama Dua Hari

Sebarkan artikel ini

Mentok,Cmnnews.id – Klinik Inovasi Daerah (KLISIDA) yang berada di bawah Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida Kabupaten Bangka Barat melaksanakan kegiatan penguatan, evaluasi, serta pemberian apresiasi terhadap inovasi-inovasi yang diajukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 17–18 November 2025.

Dalam agenda tersebut, Tim KLISIDA melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kelengkapan bukti dukung, kesesuaian dokumen, dan kualitas proposal inovasi yang diajukan setiap OPD. Melalui proses tersebut, OPD mendapatkan masukan terarah mengenai berkas yang perlu dirapikan, diperbaiki, maupun dilengkapi agar sesuai dengan parameter penilaian.

KLISIDA juga menyampaikan, sejumlah catatan strategis untuk persiapan penilaian inovasi tahun berikutnya. Di antaranya perbaikan kualitas bukti dukung, penyesuaian parameter dengan perkembangan inovasi, serta memastikan setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara maksimal. Penyelarasan narasi inovasi dengan bukti pendukung turut menjadi poin penting yang ditekankan tim.

Selain evaluasi teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi OPD untuk menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi selama proses penyusunan inovasi. Tim KLISIDA memfasilitasi konsultasi penyempurnaan proposal, verifikasi dokumen pendukung, hingga pendampingan dalam pembuatan dan penyempurnaan video inovasi.

Sebagai bentuk penghargaan, KLISIDA memberikan apresiasi kepada OPD yang dinilai menunjukkan komitmen tinggi dan kualitas terbaik dalam penyusunan inovasi. Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi OPD dalam menghadirkan inovasi yang semakin kreatif dan berdampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan yang digelar selama dua hari ini, KLISIDA berharap kualitas inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dapat semakin meningkat, memperkuat kematangan inovasi daerah, serta mendorong lahirnya pelayanan publik yang lebih efektif dan berkelanjutan. (Rizki)