Bangka,Cmnnews.id – Sebanyak 27 kepala sekolah yang baru dilantik di Kabupaten Bangka membentuk Komunitas Belajar (Kombel) sebagai wadah berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.
Komunitas ini merupakan inisiatif para lulusan Program Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Angkatan Pertama Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pembentukan Kombel digelar di UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat, Rabu (9/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bangka Norpiyar dan Pengawas Satuan Pendidikan Haryadi.
Kepala UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat, Veronica SE, mengatakan komunitas yang dibentuk bukan sekadar formalitas, melainkan wadah kolaborasi bagi para kepala sekolah yang baru menjalankan tugas.
“Komunitas Belajar yang kita bentuk ini bukan sekadar agenda formal, tetapi langkah penting untuk membangun wadah berbagi, bertukar pengalaman, dan saling menguatkan di antara kepala sekolah baru,” kata Veronica.
Ia menjelaskan, 27 kepala sekolah tersebut berasal dari jenjang TK, SD, dan SMP yang sebelumnya mengikuti Program BCKS Angkatan Pertama Tahun 2025 di Kabupaten Bangka.
Setelah dinyatakan lulus, mereka kemudian dilantik oleh Bupati Bangka Fery Insani pada 21 April 2026.Pembentukan komunitas ini diprakarsai oleh Rushanda, Kepala UPTD SD Negeri 9 Merawang.
Menurut Veronica, keberadaan Kombel diharapkan menjadi ruang belajar bersama untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan sekolah.
“Kepala sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan ruang untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan. Komunitas ini juga menjadi sarana membangun jejaring profesional yang dapat memperkaya kepemimpinan di sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MKKS Kabupaten Bangka Norpiyar menyambut baik terbentuknya Komunitas Belajar tersebut. Ia berharap para kepala sekolah tetap solid dan mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi dunia pendidikan.
“Dari komunitas ini diharapkan lahir ide-ide dan inovasi untuk mengembangkan sekolah yang dipimpin. Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan positif bagi pendidikan di Kabupaten Bangka,” katanya.
Keberadaan Komunitas Belajar Angkatan Pertama BCKS Kabupaten Bangka diharapkan dapat memperkuat sinergi antar kepala sekolah sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut.






