BANGKA

Pokja Tanjung Ratu Buktikan Dana Kompensasi PIP Bisa Jadi Usaha Produktif

×

Pokja Tanjung Ratu Buktikan Dana Kompensasi PIP Bisa Jadi Usaha Produktif

Sebarkan artikel ini

BANGKA,CMNNEWS.ID — Ada cara unik Kelompok Kerja (Pokja) atau Panitia Lokal Kompensasi PIP Dusun Tanjung Ratu, Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, memeriahkan HUT ke-81 RI.

Pokja menggelar undian berhadiah khusus bagi pelanggan depot air isi ulang yang mereka kelola. Sekitar 160 kupon pelanggan diundi dalam momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Beragam hadiah disiapkan, mulai kipas angin, kompor gas, setrika, panci, kuali hingga beras.

Bendahara Pokja Panitia Lokal Dusun Tanjung Ratu, H. Andi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada pelanggan sekaligus bagian dari pemanfaatan hasil usaha yang dikelola masyarakat.

“Ini bentuk rasa syukur dan kepedulian kami kepada pelanggan. Depot air ini juga dibangun dari dana kompensasi yang kami terima dari mitra kerja PT Timah,” kata Andi.

Menurutnya, dana kompensasi yang diterima Pokja selama ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan sosial, tetapi juga pembangunan fasilitas umum dan usaha produktif.

Andi menyebut dana tersebut telah digunakan untuk membangun satu masjid dan tiga mushola di Dusun Tanjung Ratu. Total anggaran pembangunan sarana ibadah itu disebut mencapai sekitar Rp 6 miliar.

“Selain untuk pembangunan masjid dan tiga mushola, dana tersebut juga kami gunakan membangun depot air isi ulang dengan modal sekitar Rp 200 juta,” ujarnya.

Depot tersebut baru beroperasi sekitar satu tahun. Namun, usaha itu disebut telah menghasilkan laba bersih sekitar Rp 32 juta dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 160 orang.

Keuntungan usaha tersebut, kata Andi, nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, dana kompensasi dari mitra benar-benar memberikan manfaat. Selain pembangunan tempat ibadah dan depot, kami juga sudah membagikan sekitar 610 paket sembako kepada warga,” katanya.

Pokja Tanjung Ratu kini juga menyiapkan rencana pengembangan usaha. Salah satunya membeli lahan perkebunan sawit menggunakan dana yang diterima.

“Ke depan kami berencana membeli lahan sawit. Harapannya bisa menjadi aset dan usaha produktif yang manfaatnya kembali ke masyarakat,” tutur Andi.

Wastam Laut Apresiasi

Sementara itu, Wastam Laut, Wendi, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pokja Panitia Lokal Dusun Tanjung Ratu.

Menurutnya, pengelolaan dana kompensasi yang dilakukan Pokja Tanjung Ratu telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

“Bayangkan, PIP yang jumlahnya tidak sampai 10 unit, dana kompensasinya bisa digunakan membangun satu masjid, tiga mushola, depot air isi ulang yang sudah menghasilkan laba, serta membagikan ratusan paket sembako,” kata Wendi.

Wendi berharap apa yang dilakukan Pokja Tanjung Ratu dapat menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya.

“Di mana pun kami menambang, baik PT Timah maupun mitra kerja, kegiatan tersebut harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dia juga berharap jumlah pelanggan depot air isi ulang terus bertambah. Dengan begitu, laba usaha yang diperoleh juga semakin besar dan dapat digunakan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kalau dusun memiliki usaha sendiri, ini bisa menggerakkan ekonomi warga sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Wendi turut mendukung rencana Pokja Tanjung Ratu membeli lahan sawit.

“Kami berharap rencana yang sudah disusun Pokja Tanjung Ratu bisa segera direalisasikan. Semoga ke depan manfaatnya semakin besar untuk warga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan