HEADLINEPANGKALPINANG

Hari Kartini 2026, Ketua IWAPI Pangkalpinang: Stop Terpukau Medsos, Saatnya Perempuan Berkarya

×

Hari Kartini 2026, Ketua IWAPI Pangkalpinang: Stop Terpukau Medsos, Saatnya Perempuan Berkarya

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang,Cmnnews.id  – Peringatan Hari Kartini 2026 dimanfaatkan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Pangkalpinang, Sri Kristin Sutanegara, untuk mengingatkan perempuan agar tidak terjebak gaya hidup media sosial dan lebih fokus pada pengembangan diri.

Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi momen mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan.

Menurut Sri Kristin, semangat Kartini relevan dengan kondisi saat ini, di mana perempuan memiliki peluang luas untuk berkarya, namun di sisi lain dihadapkan pada distraksi gaya hidup digital.

“Sekarang ini banyak yang bangun tidur langsung melihat handphone, terpukau dengan gaya hidup orang lain. Bahkan mau tidur pun masih pegang handphone, seolah ingin seperti apa yang ditonton,” kata Sri Kristin.

Ia menilai kebiasaan tersebut bisa membuat perempuan kehilangan fokus terhadap tujuan hidup dan masa depan.

“Yuk, para perempuan kita fokus dengan apa yang penting untuk masa depan kita. Sehingga kita bisa menghabiskan waktu, usaha, bahkan uang untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Sri Kristin menegaskan, saat ini perempuan tidak lagi dibatasi oleh persoalan gender. Kesempatan untuk berkarier dan berkarya terbuka lebar di berbagai bidang.

“Sekarang kita tidak lagi bicara soal gender. Sudah banyak perempuan yang bisa berprofesi seperti laki-laki. Yang penting bagaimana perempuan bisa berkarya dan merasa bahagia,” jelasnya.

Menurutnya, perempuan yang berkembang dan bahagia akan berdampak pada lahirnya generasi yang beradab, sukses, dan sejahtera.

Ia pun mengingatkan agar perempuan tidak sibuk mengejar standar orang lain yang sering ditampilkan di media sosial.

“Jangan sibuk mengejar standar orang lain, sampai kita lupa untuk berkarya,” tegasnya.

Di momen Hari Kartini ini, Sri Kristin mengajak perempuan, khususnya di Pangkalpinang, untuk meneladani semangat Kartini dengan terus belajar, mandiri, dan berani menciptakan karya.

“Momentum Hari Kartini ini harus jadi pengingat, perempuan harus terus berkembang, percaya diri, dan menghasilkan karya nyata, bukan sekadar jadi penonton di media sosial,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan