PANGKALPINANG,CMNNEWS.ID — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan SD Negeri 18 Pangkalpinang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.
Kegiatan yang dikemas dalam program “18 Care” dengan tema “Berbagi Takjil Berkah Mengalir, Menghidupkan Kepedulian di Bulan Suci Ramadan” tersebut digelar pada Jumat (13/3/2026), menjelang libur sekolah sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa, pihak sekolah juga menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya, seperti santunan kepada anak yatim serta buka puasa bersama di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 18 Pangkalpinang, Dody Iskandar, S.Pd, mengatakan program “18 Care” merupakan upaya sekolah untuk menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi sejak dini kepada para siswa.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang melibatkan siswa secara langsung.
“Program ini bertujuan membentuk karakter murid agar memiliki rasa peduli dan semangat berbagi kepada sesama. Kami selalu menyampaikan kepada siswa bahwa sedekah tidak harus menunggu kaya,” ujar Dody.
Ia menambahkan, pihak sekolah juga mendorong para siswa untuk belajar menyisihkan sebagian kecil dari uang yang mereka miliki sebagai bentuk kepedulian.
“Bahkan dengan menyisihkan Rp2.000 saja, jika dilakukan dengan ikhlas, itu sudah menjadikan mereka bagian dari orang-orang yang gemar bersedekah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di kalangan siswa serta menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, SDN 18 Pangkalpinang juga berkomitmen untuk terus mengembangkan program “18 Care” agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar tentang empati, kepedulian, dan pentingnya berbagi dengan sesama. Semoga nilai-nilai kebaikan ini terus mereka bawa hingga dewasa,” tutup Dody.






