BANGKA, Cmnnews.id — Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kepulauan Bangka Belitung, Kolonel Marinir Yuliando, menerima penyematan jaket kehormatan sebagai Ketua Dewan Pembina Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka Belitung dalam kegiatan Gema Ramadan yang digelar DPD HNSI Babel bersama DPC HNSI Bangka.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Falah Nelayan 2, Sungailiat, Jumat (13/3/2026), dan dihadiri oleh Danlanal Babel, Bupati Bangka, Kapolres Bangka, serta masyarakat pesisir Kabupaten Bangka.
Selain prosesi penyematan jaket kehormatan, acara juga dirangkai dengan buka puasa bersama serta santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat nelayan di bulan suci Ramadan.
Ketua DPD HNSI Bangka Belitung, Ridwan, mengatakan wilayah pesisir Bangka Belitung saat ini menghadapi berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan para nelayan.
Menurutnya, aktivitas pertambangan di wilayah pesisir kerap memicu konflik di tengah masyarakat, terutama antara nelayan dan aktivitas tambang yang berada di sekitar wilayah tangkap nelayan.
“Daerah pesisir Babel sangat rentan terhadap berbagai persoalan yang berhadapan langsung dengan kepentingan nelayan, terutama terkait aktivitas pertambangan,” ujarnya.
Ridwan menilai konflik antara nelayan dan penambang di sejumlah wilayah cukup kompleks, sehingga membutuhkan peran berbagai pihak untuk mencari solusi yang bijak dan adil.
“Kami berharap dengan kehadiran Danlanal Bangka Belitung sebagai Ketua Dewan Pembina HNSI Babel dapat memberikan pencerahan sekaligus menjadi penengah dalam berbagai konflik yang terjadi di wilayah pesisir,” katanya.
Sementara itu, Danlanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yuliando menegaskan bahwa nelayan memiliki peran penting sebagai mitra strategis TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah laut.
Menurutnya, para nelayan dapat menjadi mata dan telinga Lanal Babel dalam memantau berbagai aktivitas yang terjadi di wilayah pesisir.
“Nelayan adalah mata dan telinga Lanal Babel sebagai mitra strategis di lapangan. Kami berharap nelayan dapat memberikan informasi apabila ada hal-hal yang terjadi di wilayah pesisir Bangka Belitung,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara TNI AL dan masyarakat nelayan dapat terus terjalin guna menjaga keamanan laut serta menciptakan suasana yang aman dan damai di wilayah pesisir.
“Kebersamaan ini diharapkan membawa keberkahan serta memperkuat komitmen kita semua untuk menjaga kelestarian laut dan kedamaian di tengah masyarakat nelayan,” tutupnya.






