BANGKA,CMNBEWS.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung mengapresiasi komitmen PT Mitra Stania Prima (MSP) dalam menggunakan energi bersih melalui Renewable Energy Certificate (REC).
Hingga saat ini, MSP telah melakukan transaksi sebanyak 41.170 unit REC sejak menjadi pelanggan pada 2023.
Apresiasi itu disampaikan dalam penandatanganan Addendum ke-3 Perpanjangan Perjanjian Jual Beli Renewable Energy Certificate (REC) antara PLN UIW Bangka Belitung dan PT MSP. Kegiatan berlangsung di Aula PLN UP3 Bangka, Kamis (3/9/2026).
Komisaris PT MSP Harwendro Adityo Dewanto mengatakan kerja sama dengan PLN bukan sekadar seremoni atau pemenuhan administrasi.
Menurutnya, penggunaan REC merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
“Kami ingin bersama PLN menjadikan energi hijau (REC) sebagai solusi untuk mendukung transisi energi dan target keberlanjutan di masa depan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” kata Harwendro.
Sementara itu, General Manager PT MSP Sugeng Riyadi mengatakan penggunaan REC menjadi salah satu upaya perusahaan meningkatkan nilai produk sekaligus menjalankan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.
“Bagi kami kerja sama REC ini bukan hanya dokumentasi dan berupa kertas semata. Akan tetapi, ini merupakan bagian dari komitmen MSP untuk meningkatkan nilai produk,” ujar Sugeng.
Sugeng mengatkan, MSP juga melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak lingkungan dalam kegiatan operasionalnya. Salah satunya dengan mengurangi konsumsi solar pada kegiatan smelter atau peleburan.
“Di sisi lain, MSP juga telah mengurangi konsumsi atau penggunaan solar dalam operasional di smelter, sehingga mengurangi polusi karbon dan konsisten menggunakan energi bersih,” katanya.
Dia berharap kerja sama dengan PLN dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk mendukung target keberlanjutan perusahaan.
“Mudah-mudahan bisa kita teruskan kerja sama ini sampai cita-cita terbaik dari pimpinan bisa terwujud,” ujarnya.
MSP Sudah Gunakan REC Sejak 2023
General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri melalui Plh GM UIW Babel, Senior Manager Teknik Hendrix Reza, mengatakan perpanjangan kerja sama tersebut bukan sekadar penandatanganan dokumen.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dan MSP dalam mendorong penggunaan energi bersih serta mendukung transisi energi.
“Momentum ini bukan sekadar penandatanganan dokumen kerja sama. Lebih dari itu, ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk mendorong penggunaan energi yang lebih bersih, mendukung keberlanjutan, dan menciptakan masa depan energi yang lebih hijau,” kata Reza saat membacakan sambutan,
PLN mencatat PT MSP telah menjadi pelanggan REC sejak September 2023. Selama periode tersebut, MSP tercatat telah melakukan transaksi sebanyak 41.170 unit REC.
“Angka tersebut menunjukkan konsistensi dan kesungguhan MSP dalam menjadikan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan bisnis perusahaan,” ujarnya.
PLN juga memberikan apresiasi atas capaian MSP yang meraih penghargaan PROPER Emas dan Green Leadership PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026.
PLN Dorong Kolaborasi Energi Hijau
Reza mengatakan perpanjangan melalui Addendum ke-3 diharapkan semakin memperkuat sinergi PLN UIW Babel dan PT MSP.
PLN, kata dia, berkomitmen memberikan layanan serta solusi energi yang dapat mendukung kebutuhan keberlanjutan pelanggan.
“Ke depan, PLN berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan REC semata, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi strategis dalam menghadirkan berbagai solusi energi hijau,” katanya.
Menurutnya, keberlanjutan membutuhkan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan penyedia energi.
“PLN dan MSP, bersama melangkah, bersama menjaga bumi, untuk energi yang lebih bersih dan masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Senior Manager Niaga Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UIW Babel Anton Wahyu Utomo, Manager UP3 Bangka Muhammad Taufik, Senior Manager Maintenance dan Engineering PT MSP Chardian Arguta, Government Relation Manager PT MSP Dessi Andriani, serta Supervisor Government Relation Raden Erwin.




