Bangka Barat

Jembatan Merah Putih di Dusun Tegak Rampung, Warga: Kini Kami Tak Lagi Merasa Terisolir

×

Jembatan Merah Putih di Dusun Tegak Rampung, Warga: Kini Kami Tak Lagi Merasa Terisolir

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT,CMNNEWS.ID  – Kegembiraan terpancar dari wajah masyarakat Dusun Tegak, Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, setelah pembangunan Jembatan Merah Putih di wilayah tersebut rampung, Selasa (28/7/2026).

Jembatan yang selama bertahun-tahun menjadi akses utama masyarakat itu kini berdiri lebih kokoh dan aman. Pembangunannya dilakukan melalui gotong royong antara Kodim 0431/Bangka Barat bersama masyarakat setempat.

Dusun Tegak merupakan salah satu kawasan pesisir di Desa Benteng Kota yang berada cukup jauh dari pusat aktivitas masyarakat. Selama ini, warga menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi jembatan lama yang sudah tidak layak dan kurang memadai untuk dilalui kendaraan.

Padahal, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun akses anak-anak menuju sekolah.

Sebelum jembatan beton dibangun, masyarakat hanya mengandalkan jembatan darurat yang terbuat dari batang kayu. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan mobilitas, tetapi juga menyimpan risiko bagi keselamatan warga.

Warga setempat bahkan memiliki cerita tersendiri mengenai jembatan lama tersebut. Salah seorang warga bernama Sabal disebut pernah dililit ular atau dalam istilah masyarakat setempat disebut “sabak” ketika melintasi jembatan darurat. Peristiwa itu kemudian membuatnya dikenal dengan sebutan “Sabal Sabak”.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat secara swadaya berupaya membersihkan aliran sungai di sekitar lokasi yang juga dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

Harapan warga untuk memiliki akses yang lebih layak akhirnya terwujud setelah Kodim 0431/Bangka Barat bersama masyarakat bergotong royong membangun jembatan beton yang lebih kokoh dan aman.

Kehadiran TNI dalam pembangunan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi warga Dusun Tegak, rampungnya Jembatan Merah Putih bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang selama ini menjadi kendala.

Kini, masyarakat dapat melintasi jembatan dengan lebih aman. Anak-anak memiliki akses yang lebih baik menuju sekolah, aktivitas ekonomi warga diharapkan semakin lancar, serta mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.

Kepala Dusun Tegak, Sarmin, menyampaikan rasa terima kasih masyarakat kepada TNI dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas pembangunan jembatan tersebut.

“Atas nama masyarakat Dusun Tegak, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah membantu mewujudkan pemerataan pembangunan. Dengan adanya Jembatan Merah Putih ini, kami berharap Dusun Tegak semakin maju,” kata Sarmin.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut juga membuka peluang pengembangan potensi wilayah, khususnya sektor pariwisata dan perkebunan.

“Kami berharap ke depan kawasan wisata pantai dan perkebunan di Dusun Tegak dapat semakin berkembang. Kami juga berharap semakin banyak pengusaha yang tertarik berinvestasi, termasuk dalam pengembangan budidaya tambak udang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat berharap jembatan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Bagi warga Dusun Tegak, Jembatan Merah Putih tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah. Infrastruktur tersebut juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, kepedulian, serta sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membuka akses pembangunan di wilayah pesisir.

Rasa syukur dan terima kasih pun disampaikan warga kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran pemerintah, Kodim 0431/Bangka Barat, serta seluruh masyarakat yang ikut bergotong royong dalam proses pembangunan.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto dan jajarannya. Sekali lagi, Alhamdulillah kami sudah dibantu,” ucap warga.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto,” sambung warga lainnya dengan penuh suka cita, sembari melambaikan tangan dan menyerukan, “Merdeka!”

(SBK/Redmil)

Tinggalkan Balasan