Sungailiat,Cmnnews.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat, Kabupaten Bangka, berlangsung semarak. Selain tausiyah, siswa mengikuti sejumlah perlombaan bernuansa keagamaan.
Kegiatan digelar selama dua hari, Kamis (28/8/2026) dan Jumat (29/8/2026). Sejumlah lomba yang digelar antara lain ceramah atau tausiyah, kaligrafi, azan hingga telur idang.
Sejak hari pertama, para siswa tampak antusias mengikuti perlombaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengasah keberanian tampil di depan umum, kreativitas, serta kemampuan berkomunikasi.
Pada Kamis, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan. Setelah itu, siswa mengikuti lomba ceramah, kaligrafi dan azan.
Sementara pada Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan lomba telur idang dan ceramah agama. Lomba telur idang juga menjadi bagian untuk mengenalkan tradisi dan budaya lokal kepada para siswa.
Puncak peringatan Maulid Nabi diisi tausiyah yang disampaikan Ustaz Baihaqi. Para siswa diajak mengenal sosok Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat, Veronica, mengatakan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan.
Menurutnya, nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan melalui kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah, seperti bersikap jujur, disiplin dan bertanggung jawab.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui karakter sederhana tetapi sangat penting, yaitu jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Veronica.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk budaya positif di lingkungan sekolah.
“Menjadi pribadi yang baik bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang akhlak, sikap, kepedulian, dan tanggung jawab. Semoga keteladanan Rasulullah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah,” katanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ghulam, menambahkan kegiatan Maulid dirancang agar siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga pengalaman langsung dalam menerapkan nilai-nilai positif.
“Melalui ceramah, azan, kaligrafi, maupun kegiatan lainnya, siswa diberi kesempatan untuk berani tampil, bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab,” kata Ghulam.
Menurut Ghulam, keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Habib, mengatakan kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi menjadi bagian dari pembiasaan positif di sekolah.
“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi salah satu cara kami membangun budaya sekolah yang religius sekaligus menyenangkan. Anak-anak tidak hanya mendengar tentang keteladanan Rasulullah, tetapi juga belajar mempraktikkan nilai tersebut melalui kegiatan yang mereka ikuti,” ujarnya.
Habib berharap nilai yang diperoleh siswa selama kegiatan dapat diterapkan dalam keseharian, termasuk saat belajar, berinteraksi dengan teman, menghormati guru hingga menjaga lingkungan sekolah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMPN 6 Sungailiat pun ditutup dengan semangat kebersamaan. Sekolah berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat akhlak dan karakter siswa.
“Dengan meneladani Nabi Muhammad SAW, para siswa tidak hanya mampu meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki akhlak yang baik,” tutupnya





