BANGKA

Mahasiswa Tenggelam di Pantai Batu Belayar,  Tim Gabungan Lakukan SAR

×

Mahasiswa Tenggelam di Pantai Batu Belayar,  Tim Gabungan Lakukan SAR

Sebarkan artikel ini

Bangka,Cmmnews.id  – Seorang mahasiswa dilaporkan tenggelam saat berenang di Pantai Batu Belayar, samping Pantai Teluk Uber, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Selasa (13/1/2026).Hingga sore hari, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.

Korban diketahui bernama Muhammad Aditya Tri Nugroho (19), mahasiswa Polman asal Pangkalpinang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban berenang bersama tiga rekannya.

Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Bangka AKP Arief Fabillah, SH, dengan melibatkan Sat Polairud Polres Bangka, Dit Polairud Polda Kep. Babel Pos Sandar, Tim PRC SAR Brimob, BPBD Bangka, Laskar Sekaban, Tim Medis PSC Sungailiat, serta nelayan setempat.

AKP Arief menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama Galih Illove Yustiro, Muhammad Alvin Suganda, dan Sopian Hadi berenang menuju batu karang di pesisir pantai.

“Tiga orang sempat mencapai batu karang, sementara satu orang tidak kuat melanjutkan renang,” kata Arief.

Melihat rekannya kesulitan, Alvin dan Sopian turun kembali ke laut untuk menolong. Tanpa disadari, korban Aditya ikut terjun membantu.

“Galih berhasil ditarik ke atas batu, namun Aditya belum sampai karena gelombang laut cukup kuat,” jelasnya.

Alvin sempat berusaha menolong Aditya, namun karena kelelahan dan ombak besar, ia akhirnya berenang ke tepi pantai untuk meminta bantuan warga.

Sementara itu, Galih sempat dihantam ombak di atas batu sebelum berhasil berenang ke pantai. Sopian bertahan di batu hingga akhirnya dievakuasi tim gabungan. Ketiga saksi selamat.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat setempat. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi saksi dan melanjutkan pencarian terhadap korban yang diduga terseret arus.

Hingga kini, pencarian masih berlangsung di sekitar Pantai Batu Belayar dan Pantai Teluk Uber. Namun, upaya SAR terkendala cuaca buruk dan gelombang laut yang tinggi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengunjung pantai agar tidak berenang saat kondisi ombak besar demi menghindari kejadian serupa,” tegas AKP Arief. (*/HMS Res Bangka)

 

Tinggalkan Balasan