Babar,Cmnnews.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung bersama PT Timah Tbk mengirimkan lima unit alat berat jenis excavator ke Sumatera Utara guna mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Pengiriman bantuan dilakukan melalui Pelabuhan Menkiong, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, menggunakan Kapal Republik Indonesia Teluk Gilimanuk-531 (KRI TGK-531) yang dikomandani Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto.
Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo, S.E., M.M., CRMP mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Bantuan lima unit excavator ini merupakan hasil kolaborasi Lanal Bangka Belitung bersama PT Timah Tbk sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kemanusiaan,” kata Yulindo.
Menurutnya, alat berat tersebut sangat dibutuhkan untuk membuka akses, memperbaiki infrastruktur, serta mendukung aktivitas pelayanan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami berharap excavator ini dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana, terutama dalam penanganan infrastruktur dan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.
Yulindo menegaskan, keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam penyaluran bantuan kemanusiaan merupakan bagian dari tugas dan komitmen membantu pemerintah serta hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat.
“TNI AL akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” tegasnya.
Selama proses pengiriman, pengamanan dan pengawalan dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Bangka Belitung menggunakan kendaraan operasional Toyota Hilux guna memastikan seluruh rangkaian distribusi berjalan aman dan lancar.
Sinergi Lanal Bangka Belitung dan PT Timah Tbk ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan pemulihan di Sumatera Utara, sekaligus menjadi bukti bahwa Bangka Belitung turut hadir membantu saudara-saudara di daerah lain yang tertimpa musibah. (*/SMSI)






