Bangka,Cmnnews.id – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Komisi IV, Agam Dliya Ul-Haq, menggelar kegiatan reses di SDIT NU Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (17/1/2026).
Reses ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat, organisasi masyarakat, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial Provinsi Babel, bersama Organisasi Muslimat NU Sungailiat.
Agam menyampaikan, kehadiran langsung OPD dalam agenda reses bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta memastikan tindak lanjut yang cepat dan tepat sasaran.
“Dengan hadirnya dinas terkait, warga bisa langsung menyampaikan masukan dan didengar oleh pihak yang berwenang tanpa harus menunggu lama,” ujar Agam.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel menyatakan kesiapan memfasilitasi masyarakat Nahdliyin, khususnya Muslimat NU, untuk mengakses berbagai program pemberdayaan. Program tersebut meliputi bantuan peralatan UMKM, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan memaparkan sejumlah program layanan, antara lain bantuan BPJS Kesehatan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan ibu menyusui, serta rencana pembersihan lingkungan SDIT NU Sungailiat yang akan difungsikan kembali sebagai PAUD Muslimat NU.

Dari Dinas Sosial, disampaikan penjelasan terkait Program Keluarga Harapan (PKH) serta pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) yang dapat diakses masyarakat sesuai kriteria yang ditetapkan.
Agam juga mengungkapkan adanya dukungan dari Biro Kesra Provinsi Babel berupa bantuan dana hibah bagi Muslimat NU pada tahun ini. Ia menambahkan, untuk tahun mendatang, bantuan serupa direncanakan akan diberikan kepada PCNU guna mendukung pembangunan dan kegiatan keumatan di wilayah Nahdlatul Ulama.
“Alhamdulillah, tahun ini Muslimat NU mendapat bantuan hibah. Insyaallah tahun depan PCNU akan mendapatkan bantuan untuk memfasilitasi kegiatan pembangunan,” kata Agam.
Selain itu, Agam menyoroti keluhan warga sekitar SDIT NU Sungailiat terkait bau limbah ayam yang dinilai mengganggu lingkungan. Ia menegaskan akan mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten maupun provinsi untuk segera menangani persoalan tersebut.
“Saya berharap persoalan lingkungan ini segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan proses belajar,” tegasnya.
Menutup kegiatan reses, Agam berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat direalisasikan, khususnya untuk mendukung keberlangsungan PAUD Muslimat NU sebagai wadah pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Semoga aspirasi ini dapat membantu mensukseskan sekolah PAUD ini agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ramdan)






