BANGKA

Razia Gabungan, Polisi Temukan Knalpot Brong hingga Pikap Bolak-balik Isi Pertalite

×

Razia Gabungan, Polisi Temukan Knalpot Brong hingga Pikap Bolak-balik Isi Pertalite

Sebarkan artikel ini

BANGKA,CMNNEWS.ID – Razia gabungan Operasi Patuh Menumbing 2026 di wilayah Kabupaten Bangka menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas. Dua sepeda motor kedapatan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Petugas juga menemukan satu mobil pikap yang diduga melakukan pengisian BBM jenis Pertalite secara berulang di salah satu SPBU. Temuan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Razia digelar Satlantas Polres Bangka bersama Samsat, DLLAJ dan Jasa Raharja sebagai bagian dari Operasi Patuh Menumbing 2026. Kegiatan dilaksanakan secara stasioner dengan melakukan pemeriksaan kendaraan serta kelengkapan administrasi pengendara.

Kegiatan dipimpin Kasatgas III Gakkum IPDA Edwarddo Fratama, S.H., bersama Kepala UPT Bakuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Bangka, M. Taufik, serta personel dari masing-masing instansi.

Kasat Lantas Polres Bangka IPTU Fiesta Aulia Rizka, S.Tr.K., M.H., mengatakan razia gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Patuh Menumbing 2026.

“Yang kami kedepankan bukan hanya penindakan, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin sadar untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan harus menjadi kebutuhan setiap pengendara,” kata Fiesta.

Ia mengingatkan pengendara untuk memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi ketentuan, termasuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Kami mengimbau masyarakat melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, tidak menggunakan knalpot brong, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.

Terkait temuan mobil pikap yang diduga melakukan pengisian Pertalite secara berulang, Fiesta mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dan penelusuran bersama instansi terkait.

“Untuk temuan tersebut akan kami koordinasikan dan tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Operasi Patuh Menumbing 2026 sendiri digelar untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan potensi kecelakaan serta mengurangi angka fatalitas akibat kecelakaan di jalan raya.

Satlantas Polres Bangka mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas, bukan sekadar tertib ketika ada petugas di lapangan.

“Pada akhirnya, tertib berlalu lintas bukan karena takut ada petugas, tetapi karena kesadaran bahwa keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Fiesta.

Tinggalkan Balasan