PANGKALPINANG,CMNNEWS.ID – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pembukaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kepulauan Bangka Belitung di Resto Lucky 88, Pangkalpinang, Senin (13/7/2026).
Sebelum agenda pemilihan dimulai, Ketua DPD PJS Babel, Rikky Fermana, menyampaikan pidato perpisahan yang sarat pesan persatuan.
Mengawali sambutannya dengan dua pantun yang disambut tepuk tangan peserta, Rikky mengajak seluruh anggota menjadikan Musdalub bukan sekadar memilih ketua baru, melainkan momentum memperkuat soliditas organisasi.
Rikky menyampaikan rasa syukur karena seluruh pengurus, anggota, tamu undangan, serta Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk mengikuti agenda penting organisasi tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra kerja dan tamu undangan yang selama ini memberikan dukungan kepada PJS Bangka Belitung.
Menurutnya, capaian PJS Babel hingga saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pengurus dan anggota.
“Semua yang sudah dicapai PJS Babel bukan karena satu orang. Ini hasil kerja bersama, hasil kekompakan seluruh pengurus dan anggota,” kata Rikky.
Dalam kesempatan itu, Rikky juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin organisasi masih terdapat kekurangan.

Caption: Penyerahan bendera Pataka PJS kepada Agus Eko ketua terpilih PJS Babel Periode 2026 – 2027
Ia mengakui memimpin organisasi bukan pekerjaan mudah dan tidak mungkin mampu memenuhi seluruh harapan anggota. Namun, ia bersyukur PJS Babel tetap tumbuh sebagai organisasi yang solid dan terus berkembang.
“Saya pribadi mohon maaf apabila selama memimpin masih ada kekurangan atau harapan teman-teman yang belum bisa saya wujudkan. Semua itu menjadi bahan evaluasi bagi saya,” ujarnya.
Bagi Rikky, Musdalub juga menjadi ajang evaluasi sekaligus menyusun langkah organisasi ke depan. Karena itu, ia berharap ketua yang terpilih nantinya mampu merangkul seluruh anggota tanpa memandang perbedaan pilihan.
“Jadilah pemimpin yang bisa menyatukan semua. Rangkul seluruh anggota, buka komunikasi, dan jadikan PJS sebagai rumah bersama,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam musyawarah merupakan hal yang wajar. Namun setelah keputusan ditetapkan, seluruh anggota harus kembali bersatu.
“Setelah ketua terpilih, jangan ada lagi kubu-kubu. Yang ada hanya satu tujuan, bagaimana PJS Bangka Belitung semakin maju dan semakin besar,” tegasnya.
Rikky menilai kekuatan organisasi bukan ditentukan oleh siapa yang memimpin, melainkan oleh loyalitas, kekompakan, dan semangat seluruh anggota untuk terus bekerja bersama.
Menutup sambutannya, ia berharap Musdalub berjalan lancar, penuh suasana kekeluargaan, serta melahirkan keputusan terbaik bagi masa depan PJS Bangka Belitung.
“Siapa pun yang dipercaya memimpin nanti, mari kita dukung bersama. Karena organisasi ini hanya akan besar jika kita tetap kompak, saling mendukung, dan berjalan bersama,” pungkasnya.
Sumber: KBO Babel






