BANGKA

HNSI Babel: Terkait Normalisasi Air Kantung,Beda Pendapat Boleh, Tetap Jaga Kekompakan

×

HNSI Babel: Terkait Normalisasi Air Kantung,Beda Pendapat Boleh, Tetap Jaga Kekompakan

Sebarkan artikel ini

Bangka,Cmnnwws.id  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas terkait rencana normalisasi atau pendalaman alur Muara Air Kantung (Muara Jelitik) di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Ketua DPD HNSI Babel, Ridwan, S.PKP, mengatakan perbedaan pendapat terkait rencana tersebut merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat pesisir.

“Perbedaan pendapat boleh saja terjadi, tetapi jangan sampai mengurangi kekompakan dan persatuan masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama mencari solusi terbaik untuk kepentingan nelayan dan masyarakat pesisir,” kata Ridwan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, Muara Air Kantung memiliki peran penting sebagai jalur keluar masuk kapal nelayan sekaligus penopang aktivitas perikanan tangkap dan perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Bangka.

Selama ini, kata dia, pendangkalan alur pelayaran kerap menjadi keluhan nelayan karena menghambat aktivitas melaut dan berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

“Pada prinsipnya, normalisasi alur pelayaran merupakan kebutuhan yang harus didukung apabila bertujuan untuk meningkatkan keselamatan nelayan, memperlancar aktivitas perikanan, dan mengatasi persoalan pendangkalan yang selama ini terjadi,” ujarnya.

Meski mendukung rencana normalisasi, HNSI menegaskan seluruh proses pelaksanaan harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup dan keberlanjutan sumber daya kelautan.

Ridwan juga menilai keterlibatan masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak langsung, perlu menjadi bagian penting dalam setiap tahapan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan.

“Transparansi dan keterbukaan harus dikedepankan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau polemik di masyarakat. Semua pihak berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai tujuan, manfaat, dan mekanisme pelaksanaannya,” katanya.

HNSI Babel turut mengajak pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, instansi terkait, dan pelaku usaha untuk mengedepankan dialog serta musyawarah dalam mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan Muara Air Kantung.

“HNSI akan selalu berdiri bersama nelayan dan mendukung setiap kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan nelayan, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” tegas Ridwan.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengawal proses pembangunan secara bersama-sama dengan tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Mari kita jaga persatuan dan semangat gotong royong. Tujuan kita sama, yaitu mewujudkan nelayan yang sejahtera, laut yang lestari, dan Bangka Belitung yang semakin maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan