Bangka,Cmnnews.id — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka merombak struktur kepengurusan dalam rapat koordinasi, Sabtu (2/5/2026). Pergantian posisi bendahara jadi poin utama dalam penyegaran organisasi ini.
Ketua SMSI Bangka, Ahmad Wahyudi, memastikan Daeng Yunus kini resmi menjabat sebagai Bendahara menggantikan pengurus sebelumnya yang mengundurkan diri.
“Ini bagian dari penyegaran agar organisasi lebih solid dan siap menghadapi tantangan ke depan,” kata Wahyudi.
Kursi yang ditinggalkan Daeng Yunus selanjutnya diisi Derika yang masuk sebagai anggota baru dalam jajaran kepengurusan.
Tak cuma soal struktur, SMSI Bangka juga mulai berbenah di sisi operasional. Kantor sekretariat di Jalan Cokro, Sungailiat, kini tengah ditata agar bisa menjadi pusat aktivitas organisasi secara maksimal.
Di saat yang sama, arah program kerja juga ikut bergeser. Jika sebelumnya fokus pada kegiatan UMKM Tour ke desa, kini SMSI Bangka mulai membidik program berbasis lingkungan.
Salah satunya melalui kerja sama pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKM) di Parit 40. Dalam program ini, SMSI Bangka akan melakukan penanaman kelapa di lahan seluas 8 hektare.
Program tersebut dijalankan bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tak berhenti di situ, SMSI Bangka juga melirik peluang terlibat dalam pengelolaan reklamasi lahan eks tambang milik PT Timah. Langkah ini disebut sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pemulihan lingkungan di Bangka Belitung.
“Kami ingin SMSI tidak hanya hadir sebagai organisasi perusahaan pers, tapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Wahyudi.
Selain itu, SMSI Bangka juga menyatakan siap mendukung pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari penguatan sinergi antar pengurus di daerah.
“Kami siap menyukseskan Rakerda SMSI Babel. Ini momentum penting untuk menyatukan arah gerak organisasi di tingkat daerah dan provinsi, sekaligus memperkuat kolaborasi ke depan,” tegas Wahyudi.






