Bangka,Cmnnews.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di Hotel ST 12, Sungailiat, Senin (16/2/2026).
Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan pentingnya soliditas kader untuk menghadapi kontestasi politik ke depan. Ia menyebut Musda menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus menyusun strategi pemenangan.
“Musda ini adalah forum untuk memperbaiki organisasi dan menyusun langkah ke depan. Kita harus solid,” kata Hidayat.
Ia menargetkan Partai Golkar mampu meningkatkan perolehan suara serta kembali merebut kursi pimpinan di daerah.
“Kita harus menambah suara dan menduduki kursi lagi. Bila perlu, kita rebut kembali. Jangan sampai Golkar menjual kotak kosong lagi di Bangka Belitung ini. Itu perbuatan yang memalukan,” tegasnya.
Menurut Gubernur Babel ini, Golkar telah menyiapkan kader terbaik untuk bertarung pada kontestasi politik, baik di tingkat kabupaten maupun kota.
Selain itu, ia juga mengingatkan kader agar menjaga disiplin organisasi. Ia menegaskan partai memiliki mekanisme tegas terhadap kader yang dinilai melanggar aturan.
“Apabila ada anggota dewan atau siapapun menjadi provokator, sesuai aturan organisasi bisa dilakukan penonaktifan,” ujarnya.
Hidayat juga menyinggung dinamika internal yang terjadi di sejumlah wilayah. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal biasa dalam organisasi, namun seluruh kader harus kembali bersatu setelah keputusan diambil.
“Kalau ada yang belum kuat, kita rangkul supaya kuat. Kita ingin mengejar target. Tetapi kalau tidak mau ikut, tentu ada mekanisme organisasi yang berlaku,” katanya.
Ia berharap ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka yang terpilih dapat segera melakukan konsolidasi dan memperkuat kaderisasi.
“Tujuan kita jelas, memenangkan kepercayaan masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.






