Bangka,Cmnnews.id – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka, Ahmad Wahyudi, menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah kendali Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Wahyudi menanggapi berbagai wacana yang berkembang terkait posisi kelembagaan Polri. Menurutnya, penempatan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi sekaligus bentuk penguatan institusi kepolisian agar tetap profesional dan independen dalam menjalankan tugasnya.
“Kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas, profesionalisme, serta netralitas Polri dalam menjalankan tugas negara,” ujar Ahmad Wahyudi, Sabtu (31/1/2026).
Pria yang akrab disapa Yuko ini, berharap ke depan Polri khusunya Polres Bangka semakin mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta konsisten menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah.
Selain itu, Ahmad Wahyudi menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat, termasuk insan pers, sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan informatif.
“Polri harus terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis, menjaga kamtibmas, serta membangun sinergi yang kuat bersama masyarakat dan media,” tegasnya.
Sebagai organisasi perusahaan media siber, SMSI, kata Yuko, siap mendukung program-program Polri yang sejalan dengan semangat transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berkeadilan.
“Polri Presisi adalah harapan kita bersama. Profesional, responsif, dan berintegritas demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Ahmad Wahyudi.






