BANGKA

Kapolres Ajak PMII Ikut Perangi Narkoba dan Peduli Lingkungan

×

Kapolres Ajak PMII Ikut Perangi Narkoba dan Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini

BANGKA, CMNnews.id – Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe mengajak mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Kabupaten Bangka ikut ambil bagian dalam mencegah peredaran narkoba dan menjaga lingkungan.

Ajakan itu disampaikan Indra saat berdialog dengan pengurus PMII Bangka dalam kegiatan silaturahmi di Enze Cafe, Sungailiat, Jumat (16/10/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kondisi sosial dan keamanan di Kabupaten Bangka.

Indra menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak akan efektif jika hanya mengandalkan penindakan polisi.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi. Ini tanggung jawab kita bersama. Mahasiswa bisa ikut mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak muda dan para orang tua,” kata Indra.

Ia mendorong kader PMII memanfaatkan kegiatan kampus maupun pengabdian masyarakat untuk menyampaikan bahaya narkoba.

“Ketika mahasiswa turun ke masyarakat, misalnya melalui KKM, manfaatkan kesempatan itu untuk memberikan edukasi. Kita ingin pencegahan dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.

Indra juga mengajak mahasiswa menjadi mitra kritis kepolisian. Ia mengatakan Polres Bangka terbuka terhadap kritik maupun informasi terkait persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Silakan kritik kami kalau memang ada yang perlu diperbaiki. Kalau ada informasi terkait pelanggaran anggota, sampaikan. Kami akan tindaklanjuti sesuai aturan,” tegasnya.

Bahas Tambang dan Dampak Lingkungan
Selain narkoba, diskusi juga menyinggung aktivitas pertambangan timah di Bangka, khususnya persoalan pertambangan ilegal dan dampaknya terhadap lingkungan.

Indra mengatakan persoalan tambang tidak bisa dilihat hanya dari sisi ekonomi. Dampak terhadap lingkungan dan masa depan masyarakat juga harus menjadi pertimbangan.

“Kita harus berpikir panjang. Timah merupakan sumber daya yang tidak terbarukan. Kalau terus diambil, suatu saat akan habis. Karena itu, lingkungan setelah aktivitas tambang harus dipikirkan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya reklamasi pada kawasan bekas tambang yang memiliki izin. Menurutnya, lahan bekas tambang dapat dikembangkan kembali sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai setelah tambang selesai, yang tersisa hanya kerusakan. Kalau direklamasi dengan baik, kawasan tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, bahkan bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata,” ujarnya.

PMII Siap Bersinergi

Ketua PC PMII Bangka Andhika Andriansyah menyambut baik dialog tersebut.Ia mengatakan PMII siap membangun komunikasi dan kerja sama dengan Polres Bangka.

“Mahasiswa bukan hanya menyampaikan kritik. Kami juga ingin menjadi bagian dari solusi. PMII siap bersinergi dalam kegiatan sosial, edukasi maupun menyampaikan aspirasi masyarakat,” kata Andhika.

Andhika menilai kader PMII berasal dari sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Bangka Belitung dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Sementara itu, pengurus PMII Bangka Andi Firdaus Purnama menyoroti persoalan perubahan mata pencaharian masyarakat yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan dampaknya terhadap lingkungan.

Ia berharap persoalan tersebut dapat dibahas bersama sehingga penanganannya tidak hanya mengandalkan satu pihak.

Kasat Intelkam Polres Bangka AKP M. Syaifudin Hamzah juga mengapresiasi komunikasi yang terbangun dengan PMII.

AKP Hamzah berharap mahasiswa tidak ragu menyampaikan informasi maupun aspirasi kepada kepolisian.

“Kami berharap komunikasi ini terus berjalan. Mahasiswa punya informasi dan pandangan yang sangat penting bagi kami untuk melihat persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Diakhir acara Kapolres kembali menegaskan sinergi dengan mahasiswa akan terus dibangun.

Menurut Indra, keterlibatan generasi muda dibutuhkan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah persoalan sosial sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga generasi muda dan lingkungan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri,” pungkas Indra.

Tinggalkan Balasan