BANGKA, CMNnews.id – Polres Bangka bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka menggelar operasi di kawasan eks lokalisasi Sambunggiri, Kecamatan Merawang.
Operasi ini menyasar sejumlah wisma untuk mencegah gangguan Kamtibmas sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan pekerja wisma. Selain pemeriksaan badan, petugas juga melakukan tes urine sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika.
Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif Methamphetamine. Mereka terdiri dari dua orang pengunjung dan seorang pekerja perempuan.
Petugas kemudian melakukan penanganan lebih lanjut dengan berkoordinasi bersama BNNK Bangka sesuai prosedur yang berlaku.
Kabag Ops Polres Bangka AKP Astrian Tomi mengatakan operasi tersebut merupakan bentuk sinergi kepolisian dan BNNK dalam melakukan pencegahan sejak dini.
“Operasi ini merupakan langkah preventif sekaligus deteksi dini. Kami ingin memastikan kawasan yang menjadi perhatian tetap aman dan tidak menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” kata Astrian Tomi, mewakili Kapolres Bangka.
Menurut Astrian, pemeriksaan di lapangan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Polisi juga ingin memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
“Kami tidak hanya datang untuk melakukan pemeriksaan. Yang lebih penting adalah bagaimana upaya pencegahan ini bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa narkoba sangat berbahaya dan harus dijauhi,” ujarnya.
Ia menegaskan Polres Bangka tidak akan berhenti melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat penyalahgunaan narkotika.
“Tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas akan terus menjadi perhatian kami. Bersama BNNK, kami akan melakukan kegiatan serupa secara berkala,” tegas Astrian.
Astrian juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Jangan sampai lingkungan kita justru menjadi tempat berkembangnya penyalahgunaan narkotika,” katanya.
Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat membantu aparat dalam melakukan pencegahan dan penanganan.
“Kalau masyarakat mengetahui ada aktivitas yang mencurigakan berkaitan dengan narkoba, segera laporkan kepada kepolisian atau BNNK Bangka. Tidak perlu menunggu sampai persoalannya menjadi besar,” sambungnya.
Astrian menambahkan, pemberantasan narkoba membutuhkan kerja bersama antara aparat, pemerintah dan masyarakat.
“Ini bukan hanya tugas polisi atau BNNK. Peran masyarakat sangat penting. Dengan kepedulian bersama, kita bisa mempersempit ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” tuturnya.
Polres Bangka bersama BNNK Bangka memastikan langkah pencegahan dan pengawasan akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bangka.





