PANGKALPINANG

Suamiku Lukaku’ Diserbu Warga, Dinda Rembulan Angkat Isu KDRT

×

Suamiku Lukaku’ Diserbu Warga, Dinda Rembulan Angkat Isu KDRT

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG,CMNNEWS.ID  — Suasana libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Pangkalpinang terasa berbeda. Ratusan warga memadati bioskop XXI Transmart Pangkalpinang untuk mengikuti nonton bareng film Suamiku Lukaku, Rabu (27/5/2026).

Film bertema Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut mendapat respons besar dari masyarakat. Dalam sehari, sebanyak empat sesi pemutaran digelar dengan total penonton mencapai 520 orang.

Kegiatan nobar ini difasilitasi oleh Senator Bangka Belitung, Dinda Rembulan, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu perlindungan perempuan dan korban kekerasan dalam rumah tangga.

Film Suamiku Lukaku mengangkat kisah seorang perempuan yang bertahan selama bertahun-tahun dalam hubungan rumah tangga penuh kekerasan. Cerita yang disuguhkan tidak hanya menampilkan luka fisik, tetapi juga tekanan mental hingga kekerasan seksual yang dialami korban.

Menurut penyelenggara, pemutaran film tersebut sengaja digelar untuk membangun kesadaran publik bahwa kasus KDRT masih banyak terjadi di sekitar masyarakat dan sering kali tidak terungkap.

“Film ini kami hadirkan sebagai pengingat bahwa masih banyak perempuan yang memilih diam karena takut atau tidak memiliki dukungan. Harapannya, masyarakat lebih peduli terhadap korban KDRT,” ujar pihak panitia.

Pantauan di lokasi, penonton didominasi kalangan perempuan, mulai dari ibu rumah tangga, remaja, hingga perwakilan organisasi wanita di Bangka Belitung. Sejumlah penonton tampak terbawa emosi saat mengikuti alur cerita film tersebut.

Selain mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, film ini juga diperkuat deretan pemain ternama seperti Acha Septriasa, Baim Wong, Ayu Azhari, dan Madyasmuscus.

Melalui kegiatan tersebut, isu KDRT diharapkan semakin mendapat perhatian publik, sekaligus mendorong keberanian korban untuk bersuara dan mencari perlindungan. (*/rls)

Tinggalkan Balasan