Babel,Cmnnews.id – Polda Bangka Belitung (Babel) menyatakan komitmennya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui swasembada jagung. Sejumlah strategi pun disiapkan untuk mengejar target luasan tanam yang ditetapkan pemerintah pusat.
Polda Babel diketahui mendapat target penyediaan lahan tanam jagung minimal 460 hektar hingga maksimal 700 hektar. Hingga saat ini, lahan yang telah terdeklarasi mencapai 229 hektar.
“Target dari pusat itu minimal 460 hektar sampai maksimal 700 hektar. Saat ini sudah 229 hektar atau sekitar 50 persen. Insyaallah dalam waktu dekat akan terus bertambah hingga target minimal tercapai,” kata Karo SDM Polda Babel Kombes Pol Rimsyahtono, Selasa (10/2/2026).
Untuk memenuhi target tersebut, Polda Babel menerapkan strategi 1 desa 1 hektar. Strategi ini melibatkan peran aktif Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah untuk mendampingi dan menggerakkan kelompok tani.
“Strategi kita 1 desa 1 hektar. Kapolsek menggiatkan Bhabinkamtibmas agar semangat mengajak dan mendukung kelompok tani menyiapkan lahan jagung sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” ujar Rimsyahtono.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama keterbatasan lahan yang dinilai kurang cocok untuk pertanian jagung di wilayah Bangka Belitung. Selain itu, tantangan juga datang dari upaya mengajak petani beralih menanam jagung.
“Kendala keterbatasan lahan memang ada, karena disebut-sebut tanah di Babel kurang sesuai untuk jagung. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. Ada treatment terhadap tanah sehingga tetap bisa ditanami,” jelasnya.
Sebelumnya, Polda Babel juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan yang berlangsung di Mapolda Babel, Selasa pagi. Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda dan diikuti seluruh pejabat utama Polda serta Wakapolres jajaran.(*)






