PANGKALPINANG,CMNNEWS.ID – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, menyampaikan pernyataan tegas dan visioner saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kriteria Paket Kegiatan Strategis Pemerintah Kota Pangkalpinang Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (05/12/2025).
Juhaini menegaskan bahwa FGD ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan kota di tahun 2026. Dirinya hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang.
“Hari ini kita berkumpul untuk menyamakan persepsi dalam menyusun kriteria kegiatan strategis sebagai dasar prioritas pengendalian pembangunan tahun 2026. Prioritas utama adalah mendukung pencapaian visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD 2025–2029,” ujar Juhaini.
Ia menekankan bahwa setiap perangkat daerah wajib merujuk pada RTRW Kota Pangkalpinang serta mempertimbangkan kegiatan yang memiliki risiko tinggi terhadap potensi kegagalan pembangunan.
Menurutnya, arah pembangunan 2026 harus lebih terukur, lebih hati-hati, dan berorientasi hasil, agar benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapan kita bersama, pembangunan tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, tepat aturan, tepat waktu, dan tepat sasaran. Kita ingin hasilnya benar-benar terasa bagi kesejahteraan warga Pangkalpinang,” tegasnya.
Untuk memastikan tidak ada keraguan dalam pengambilan keputusan, Juhaini membuka ruang bagi perangkat daerah untuk meminta pendampingan teknis.
“Para kepala perangkat daerah dapat meminta pendampingan dan probity audit dari Inspektorat Kota Pangkalpinang. Dengan begitu, seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan sesuai kerangka acuan kerja,” tambahnya.
FGD ini menjadi momentum konsolidasi awal pemerintah kota dalam memastikan setiap kegiatan strategis tahun 2026 tersusun secara matang dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara komprehensif.
(Ramdan)






