HEADLINE

4 Kali Duduk di DPRD, Aksan Disebut Paling Cepat Bantu Warga

×

4 Kali Duduk di DPRD, Aksan Disebut Paling Cepat Bantu Warga

Sebarkan artikel ini
Calon Bupati dan Wakil Bupati. Aksan-Rustam saat pengambilan nomor urut di KPU Bangka.

Bangka,CMNNews.ID —  Doni tak pernah menyangka, pertemuan singkatnya dengan Aksan Visyawan justru membuatnya yakin mencoblos calon bupati nomor urut 3 itu di Pilkada ulang Bangka 2025.

“Pas ketemu, saya kaget. Gayanya santai, enggak ada kesan pejabat sama sekali,” ujar Doni, juru parkir di Sungailiat, Selasa (5/8/2025) malam.

Doni mengaku, awalnya ia mengira Aksan akan jaga jarak, seperti kebanyakan pejabat. Tapi anggapannya langsung runtuh.

“Enggak ada gaya-gaya pejabat, enggak angkuh. Gesturnya tuh merakyat banget,” katanya.

Sejak saat itu, Doni mulai mencari tahu soal sosok Aksan. Ia menyebut dirinya ‘jatuh hati’ karena sikap Aksan yang dianggapnya tulus dan benar-benar ingin membangun Bangka.

Doni bukan satu-satunya. Sejumlah warga desa lain pun menyatakan hal serupa. Saat Aksan berkampanye di Desa Mendo, Seliman, Kota Kapur, Riding Panjang hingga Penagan, dukungan terus mengalir.

Warga menilai Aksan bukan sekadar politisi. Ia dinilai sebagai sosok yang cepat tanggap dan peduli pada masyarakat kecil.

“Kalau ada warga sakit, Pak Aksan sering bantu langsung. Enggak banyak tanya,” kata Ropinah, warga Desa Mendo.

Wahab, warga Desa Penagan, mengaku mendukung Aksan karena rekam jejaknya selama 4 periode di DPRD Babel.

“Kami sudah tahu bagaimana beliau kerja. Harapan kami, beliau bisa jadi bupati,” ungkap Wahab.

Imron, warga lainnya, menyebut Aksan punya karakter pemimpin yang bijaksana dan tak segan turun ke desa.

Tak hanya warga laki-laki, kaum perempuan pun jatuh hati pada Aksan. Seorang ibu paruh baya di Mendo bilang, kehadiran Aksan seperti “langsung meresap ke hati”.

“Kalau dia beneran jadi bupati, saya ingin program berobat gratis dan pendidikan gratis itu bisa dinikmati semua warga,” ucapnya.

Dalam dialog kampanye di Rambak (31/7), Aksan mengungkap pengalamannya menyelamatkan satu keluarga asal Sungailiat yang nyaris jual tanah untuk biaya berobat.

“Alhamdulillah kita bantu. Kita lihat kuotanya masih ada, jadi langsung dibayarin dari pemerintah,” ucap Aksan.

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan adalah hak dasar semua warga tanpa kecuali.

Aksan yang kini berpasangan dengan Rustam Jaseli, pengusaha asal Merawang mengusung jargon “Arus Baru”. Mereka diusung PKS dan PPP.

“Kami ingin permudah masyarakat. Program yang bagus kita teruskan, yang belum maksimal kita perbaiki,” tandas Aksan.

Ia berkomitmen mengoptimalkan pelayanan kesehatan gratis lewat BPJS PBI, serta memastikan semua warga mendapat akses layanan yang layak. (*)