HEADLINE

Mudahkan Penyandang Disabilitas Peroleh Layanan

10
×

Mudahkan Penyandang Disabilitas Peroleh Layanan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang akan menyiapkan kemudahan bagi penyandang disabilitas dalam memeroleh informasi.

Kemudahan tersebut berupa layanan langsung seperti penyediaan perangkat khusus di Kantor Diskominfo Pangkalpinang, yang tentu saja mudah diakses.

Selain itu akan disiapkan juga pelayanan tidak langsung yakni akan disiapkan aplikasi khusus bagi penyandang disabilitas.

Aplikasi ini nantinya akan memudahkan dalam memeroleh informasi khususnya terkait Kota Pangkalpinang.

Melalui aplikasi tersebut penyandang disabilitas memungkinkan memeroleh informasi secara mandiri.

“Pemerintah Pangkalpinang melalui Diskominfo ingin hak informasi bagi penyandang disabilitas terpenuhi,” kata Pelaksana Tugas Kadiskominfo Pangkalpinang, Febri Yanto, kepada suarabangka.com, jaringan cmnnews.id, Kamis pagi (15/12/2022).

“Semalam saya sudah bahas dengan Komisioner Komisi Informasi Pusat Bang Syawaluddin. Beliau sangat mendukung dan ini jadi fokus kita ke depan,” sambung Febri.

Sementara melalui keterangan resmi Diskominfo Pangkalpinang, Kamis pagi, Pemerintah Kota Pangkalpinang meraih Peringkat I Keterbukaan Informasi Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bangka Belitung tahun 2022.

Penghargaan Kualifikasi Informatif ini diberikan oleh Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, kepada Walikota Pangkalpinang melalui Pelaksana Tugas Kadiskominfo Pangkalpinang, Febri Yanto, di Gedung Mahligai, rumah dinas Gubernur, Rabu malam (14/12/2022).

Dari 7 poin penilaian Pangkalpinang baru mewujudkan 6 poin. Sedangkan 1 poin lainnya belum terwujud yakni pelayanan untuk disabilitas.

Terkait anugerah bagi pemerintah kabupaten / kota ini, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ita Rosita memgungkapkan, monitoring dan evaluasi dilaksanakan sejak bulan Oktober hingga bulan Desember tahun 2022, yang dimulai dari sosialisasi dan pembagian kuesioner.

“Setelah itu kuesioner dikembalikan oleh PPID kepada KI, selanjutnya dilakukan penilaian oleh tim penilai, kemudian visitasi untuk melihat reel apakah sesuai atau tidak. Kegiatan akhir malam ini malam puncak kita bersama untuk penganugerahan dengan kualifikasi informatif, cukup informatif atau menuju informatif,” beber Ita. (*)


Sumber: suarabangka.com