HEADLINE

Kolaborasi Sukseskan Sensus Pertanian 2023

×

Kolaborasi Sukseskan Sensus Pertanian 2023

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH — Sensus Pertanian merupakan kegiatan rutin 10 tahun sekali. Terdapat 18 Negara yang akan melaksanakan Sensus Pertanian di Tahun 2023 termasuk Indonesia (mengadopsi WCA 2020).

Hal yang perlu diperhatikan untuk menyukseskan kegiatan 10 tahunan ini yakni kolaborasi dengan berbagai pihak, publisitas yang menjangkau dan menyentuh semua stakeholder, dan kemanfaatan data yang dihasilkan dalam mendukung sistem pangan dan pertanian.

Kolaborasi semua lini sektor dalam kesuksesan Sensus Pertanian Tahun 2023 (ST2023) mendatang menjadi tanggung jawab bersama di mana keakuratan data menjadi tolak ukur statistik pertanian sebagai dasar perencanaan pembangunan pertanian kedepannya.

Untuk itu, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bangka Tengah dalam hal ini memfasilitasi BPS Bangka Tengah, melakukan Rapat Koordinasi Kolaborasi Sukseskan Sensus Pertanian Tahun 2023 Kabupaten bertempat di Ruang Rapat VIP Kantor Bupati Bangka Tengah, Jumat (16/12/2022).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Tengah, Rizanal Mahmudin, saat dijumpai dalam kesempatan ini menuturkan, semua stakeholder baik OPD maupun pihak kecamatan dilibatkan dalam Rakor kolaborasi sukseskan pertanian tahun 2023 ini.

“Walaupun stakeholder yang terkait langsung dengan pelaksanaan ST2023 hanya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Peternakan. Namun, kita ingin semua stakeholder mengetahui adanya pelaksanaan sensus ini,” ucap Rizanal.

Menurutnya, peran semua stakeholder besar kecilnya memiliki andil dalam kesuksesan ST2023.

“Bahkan, selanjutnya kami akan terjun ke tingkat kecamatan untuk melakukan sosialisasi kepada camat, lurah, kades, tokoh masyarakat dan kelompok tani di tahun depan,” tambahnya.

Bagi Rizanal, dukungan dari Pemda sangat kooperatif terhadap pelaksanaan ST2023 di Bateng. Diharapkan pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Sajidin, mengatakan rakor kolaborasi ini merupakan persiapan mengahadapi ST2023 di bulan Mei mendatang.

Sebagai stakeholder yang terkait langsung dalam pelaksanaan ST2023, Dinas Pertanian Bangka Tengah akan mendukung penuh dalan kesuksesan ST2023.

“Melalui penyuluh-penyuluh pertanian akan turun ke lapangan untuk mendampingi dan memberikan sosialisasi kepada petani sebagai responden bekerja sama dengan BPS Bateng,” ujarnya.

Sajidin menerangkan, jawaban responden itulah nantinya yang menjadi dasar pemerintah untuk perencanaan pembangunan pertanian kedepan.

“Semoga pelaksanaan ST2023 dapat berjalan lancar dan memberikan jawaban yang baik dan benar bagi responden di lapangan sehingga data yang diberikan akurat,” pesannya.

Sebagai informasi, tujuan dan manfaat Sensus Pertanian 2023 yakni memotret perubahan struktur pertanian dalam sepuluh tahun terkahir, menyediakan kerangka sampel bagi survei-survei yang akan dilaksanakan di antara dua sensus untuk mengumpulkan statistik pertanian yang lebih rinci serta menyediakan data yang digunakan sebagai benchmark dan rekonsiliasi statistik pertanian yang ada.

Sensus Pertanian 2023 nanti merupakan Sensus Pertanian ke 7 yang telah dilakukan oleh Indonesia sejak tahun 1963. Di mana setiap sensusnya terus dilakukan perbaikan variabel yang dibutuhkan. Sensus Pertanian 2023 dirancang agar hasil yang diperoleh berstandar internasional dengan mengacu kepada program FAO yang dikenal dengan WCA.

Data yang akan dihasilkan dalam Sensus Pertanian ke-7 agar dapat mengetahui struktur pertanian, petani gurem, menjawab indikator SDGs pertanian, small scale food producer (petani skala kecil) sesuai standar FAO, geospasial statistik pertanian serta manajemen pertanian baik kelembagaan maupun adopsi teknologi informasi dan komunikasi.

Publisitas yang baik dan terencana diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sensus pertanian dan pada akhirnya masyarakat akan aktif serta dalam memberikan respon berupa data yang lengkap dan akurat.

Turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bangka Tengah, Bagian Koordinator Fungsi IPDS BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan OPD/perwakilan se Kabupaten Bangka Tengah. (*)


Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

READ  Jelang Nataru, Kapolres Bangka Barat Cek Gereja dan Pelabuhan