{"id":6708,"date":"2024-01-22T19:21:26","date_gmt":"2024-01-22T12:21:26","guid":{"rendered":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=6708"},"modified":"2024-01-22T19:21:26","modified_gmt":"2024-01-22T12:21:26","slug":"jembatan-pangkalbalam-kumuh-bpjn-itu-ulah-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=6708","title":{"rendered":"Jembatan Pangkalbalam Kumuh, BPJN: Itu Ulah Masyarakat"},"content":{"rendered":"\r\n<p><strong>PANGKALPINANG<\/strong> &#8212; Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberi tanggapan terkait jembatan kawasan Industri Pangkalbalam Kota Pangkalpinang yang terkesan kumuh. <br \/><br \/>Sebelumnya, jembatan kawasan Industri Pangkalbalam terkesan kumuh menuai sorotan dari berbagai pihak, seolah tidak dilakukan perawatan. <br \/><br \/>Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Kerja BPJN, Wilayah II Babel Ferry Sutimarjaya mengatakan, jembatan itu bukan tidak dikerjakan, tapi awal tahun 2023 lalu sudah dilakukan pengerjaan. <br \/><br \/>Namun kata Ferry menilai, yang membuat kumuh jembatan kawasan industri Pangkalbalam tersebut adalah oknum masyarakat itu sendiri. <br \/><br \/>&#8220;Itu kan masyarakat yang membuat jadi kumuh membuang sampah sembarangan dan kendaraan besar pengangkut batu bara yang materialnya jatuh berantakan,&#8221; kata Ferry saat dikonfirmasi via Whatsapp, Senin (22\/1\/2023). <br \/><br \/>Oleh karena itu, Ferry mengajak masyarakat untuk bekerja sama menjaga dan merawat jembatan kawasan Industri PangkalBalam tersebut. <br \/><br \/>Untuk saat ini, lanjut Ferry pihaknya masih menunggu anggaran pemeliharaan rutin jalan turun dari pusat, baru kemudian dilakukan pengerjaan. <br \/><br \/>&#8220;Anggaran belum turun. Itu khan keliatan dipelihara, baru awal tahun,&#8221; ujarnya. ( Dika )<br \/><br \/><br \/>Link sumber: kabarbangka.com<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PANGKALPINANG &#8212; Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberi tanggapan terkait jembatan kawasan Industri Pangkalbalam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6713,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2329,2725,2723,494,493],"newstopic":[],"class_list":["post-6708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","tag-bpjn-babel","tag-jembatan-kumuh","tag-kawasan-industri","tag-pangkalbalam","tag-pangkalpinang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6708\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6708"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}