{"id":2405,"date":"2023-03-25T09:02:12","date_gmt":"2023-03-25T02:02:12","guid":{"rendered":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=2405"},"modified":"2023-03-25T09:02:12","modified_gmt":"2023-03-25T02:02:12","slug":"meresahkan-lapak-petasan-disisir-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=2405","title":{"rendered":"Meresahkan, Lapak Petasan Disisir Polisi"},"content":{"rendered":"\r\n<p><strong>BANGKA SELATAN<\/strong> \u2013 Aparat Polisi melakukan penyisiran terhadap lapak penjual petasan yang mulai meresahkan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, Jumat (24\/3\/23) malam.<br \/><br \/>Operasi ini sebagaimana perintah lisan Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan dalam rangka cipta kondisi di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.\u00a0<br \/><br \/>Tujuanya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.<br \/><br \/>\u201cOperasi ini dilakukan bersama anggota Polsek Toboali,\u201d terang Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan saat dikonfirmasi.<br \/><br \/>Kapolres mengatakan sebelum melakukan razia, pihaknya terlebih dahulu membuat suatu strategi supaya kegiatan yang dilaksanakan berjalan lancar dan sesuai target. Namun dalam melaksanakan razia harus secara humanis.<br \/><br \/>\u201cKhusus petasan karena letusan yang dihasilkan dari petasan itu menganggu ketenangan masyarakat khususnya pada jam tarawih dan pengguna jalan. Dan itu sangat membahayakan,\u201d jelasnya.<br \/><br \/>Perwira melati dua ini menegaskan, hingga menjelang Idul Fitri mendatang, polisi akan terus menyisir sejumlah lapak dagangan petasan dengan membentuk tim patroli usai shalat tarawih.<br \/><br \/>\u201cUntuk itu kami mengimbau agar petasan jangan dijual, kecuali kembang api,\u201d imbaunya. (Suf)<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANGKA SELATAN \u2013 Aparat Polisi melakukan penyisiran terhadap lapak penjual petasan yang mulai meresahkan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2410,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1,217],"tags":[206,1236,361,1237,384],"newstopic":[],"class_list":["post-2405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-hukrim","tag-akbp-joko-isnawan","tag-bulan-ramadhan-1444-h","tag-kecamatan-toboali","tag-lapak-petasan","tag-polres-bangka-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2405"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2405\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2405"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=2405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}