{"id":10625,"date":"2025-08-14T15:49:29","date_gmt":"2025-08-14T08:49:29","guid":{"rendered":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=10625"},"modified":"2025-08-14T23:44:17","modified_gmt":"2025-08-14T16:44:17","slug":"mediasi-sengketa-lahan-12-hektar-buntu-dprd-bangka-bakal-bentuk-pansus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmnnews.id\/?p=10625","title":{"rendered":"Mediasi Buntu, DPRD Bangka Bakal Bentuk Pansus"},"content":{"rendered":"<p>Bangka,Cmnnews.id\u00a0 \u2013 Mediasi sengketa lahan seluas 12 hektar antara Pemerintah Desa Penyamun dan PT THEP kembali gagal mencapai kesepakatan.<\/p>\n<p>Pertemuan yang digelar Kamis (14\/8\/2025) di Balai Desa Penyamun ini merupakan mediasi yang keempat kalinya. Namun untuk kali ini yang difasilitasi Komisi II DPRD Bangka.<\/p>\n<p>Mediasi dipimpin oleh anggota Komisi II DPRD Bangka, yakni Makmun (Fraksi Golkar), Suhaili (Fraksi PKS), Juniar (Fraksi Perindo), M. Zainudin (Fraksi Gerindra), dan Surya Erni (Fraksi NasDem).<\/p>\n<p>Pertemuan juga dihadiri Kepala Desa Penyamun Rohani, perwakilan PT THEP, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Pertanian Bangka, serta pihak terkait lainnya.<\/p>\n<p>Anggota Komisi II DPRD Bangka, Makmun, seusai mediasi mengatakan pihak desa menegaskan tidak pernah memberikan izin atau membebaskan lahan kepada PT THEP.<\/p>\n<p>Namun, Lanjut Mahmun perusahaan telah melakukan penanaman sejak 2015, sedangkan HGU baru terbit pada 2017.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan keterangan desa, mereka tidak pernah dilibatkan sebelum lahan dibuka. Justru setelah panen baru ada koordinasi,\u201d kata Makmun.<\/p>\n<p>Dikatakan Makmun, Dari total 12 hektare yang disengketakan, sekitar 7 hektare disebut milik warga. Pemerintah desa juga melaporkan adanya dugaan intimidasi terhadap masyarakat yang menguasai sebagian lahan tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-10627\" src=\"https:\/\/cmnnews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250814-WA0056-500x375.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/cmnnews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250814-WA0056-500x375.jpg 500w, https:\/\/cmnnews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250814-WA0056-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/cmnnews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250814-WA0056-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p><em>Caption: Proses Mediasi antara Pihak Desa dan PT.Thep, Kamis 14\/8, Ist\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Makmun menegaskan, pembukaan lahan untuk perkebunan seharusnya melalui prosedur administrasi yang jelas, termasuk surat pembebasan lahan dan koordinasi dengan pemerintah desa. \u201cKalau tidak, konflik seperti ini pasti muncul,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Karena tidak ada kesepakatan, Kata Anggota DPRD Bangka, Dapil Pemali, Bakam dan Puding Besar ini, DPRD Bangka memberi waktu tiga hari kepada PT THEP untuk memberikan klarifikasi tertulis.<\/p>\n<p>\u201cKami akan undang lagi pihak desa, BPN, dan Dinas Pertanian untuk membahas perkembangan, termasuk melakukan pengukuran, Kalau tetap buntu, kita usulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus),\u201d tegas Mahmun.<\/p>\n<p>Hal demikian juga disampaikan, Kepala Desa Penyamun Rohani, Ia berharap semua pihak dapat turun langsung ke lokasi untuk memastikan batas lahan.<\/p>\n<p>Rohani, meminta BPN melakukan pengukuran ulang agar jelas mana yang masuk wilayah kebun masyarakat dan mana yang masuk HGU perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cProses HGU selama ini tidak pernah melibatkan desa kami. Persoalan ini sudah muncul sebelum saya menjabat pada 2023. Termasuk Sudah dibahas tiga kali sebelumnya, dan ini mediasi keempat, tapi belum ada titik terang,\u201d kata Rohani.<\/p>\n<p>Pihak PT THEP yang diminta tanggapan usai mediasi memilih untuk belum memberikan pernyataan resmi.<\/p>\n<p>\u201cNanti saja, Pak. Saat ini belum bisa memberikan tanggapan,\u201d ujar salah satu perwakilan PT THEP sambil meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bangka,Cmnnews.id\u00a0 \u2013 Mediasi sengketa lahan seluas 12 hektar antara Pemerintah Desa Penyamun dan PT THEP kembali gagal mencapai kesepakatan. Pertemuan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10626,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10625"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10643,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10625\/revisions\/10643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10625"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmnnews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=10625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}